Laporan Paulus Laratmase
–
Sukses menghentak lewat Festival Pantun ASEAN pada April lalu, komunitas Penyala Literasi Semesta (PLS) Sumatera Barat kembali mengepakkan sayapnya. Tak tanggung-tanggung, sebuah perhelatan akbar bertajuk Padang International Literacy Festival (PIL-Fest) 2026 tengah dipersiapkan untuk mengguncang dunia literasi pada November mendatang.
Baca juga: Buku, Ingatan Menolak Hilang di Tengah Dunia yang Terburu-Buru Era Nurza
Gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah aksi nyata untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari organisasi, komunitas literasi, sekolah, hingga perguruan tinggi—untuk bergerak bersama. Fokus utamanya adalah membangkitkan gairah menulis dan memproduksi buku secara massal guna mewujudkan Sumatera Barat sebagai Provinsi Literat.
Misi Mendunia dari Ranah Minang
Eka Teresia, S.Pd., M.M., selaku inisiator, mengungkapkan bahwa visi di balik PIL-Fest 2026 sangatlah fundamental.
“Tujuan saya sederhana, ingin memajukan Ranah Minang tercinta dalam bidang literasi dan mempromosikan Sumbar ke kancah internasional. Kami ingin membuktikan bahwa literasi kita punya daya saing global,” ujarnya.
Untuk memperkuat langkah tersebut, PLS Sumbar menggandeng SIPP Publishing sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap karya yang lahir dari gerakan ini akan diterbitkan secara profesional, memberikan panggung bagi para penulis lokal untuk dikenal lebih luas.
Dukungan Penuh Media dan Harapan pada Pemerintah
Sebagai Pimpinan Redaktur Negeri News, Eka Teresia menegaskan komitmennya untuk memublikasikan sekolah-sekolah yang telah aktif berkarya. Hal senada disampaikan Direktur Media Negeri News, Paukis Lartamase, yang menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan mulia membangun negeri ini. Besar harapan para penyelenggara agar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat turut memberikan sokongan nyata bagi suksesi acara ini.
Rangkaian Agenda PIL-Fest 2026
Acara puncak yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini menyuguhkan agenda yang kaya akan nilai edukasi dan budaya:
Jumat, 27 November 2026: Opening Ceremony, Seminar Internasional Literasi, dan tradisi makan bajambah. Sabtu, 28 November 2026: International Book Launch (Peluncuran Buku Internasional).
Minggu, 29 November 2026: Jelajah Literasi Ranah Minang dan Closing Ceremony.
Komitmen kuat ini digawangi oleh para pendiri sekaligus pengurus inti PLS Sumbar yang terdiri dari para pendidik berdedikasi: Eka Teresia, S.Pd., M.M., Ita Deanatalia, M.Pd., Marnetty Yuniengsih, M.Pd., Lily Yovita, M.Pd., Yuni Revita, M.Pd., dan Setiawati, M.Pd. Melalui PIL-Fest 2026, Sumatera Barat bersiap mencatatkan sejarah baru sebagai episentrum literasi di Indonesia.

