Laporan: Nuyang Jaimee
JAKARTA — Solidaritas terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau diwujudkan melalui kegiatan “Panggung Doa & Rindu”.
Kegiatan yang digelar Senin malam 14 September 2026, di Plaza Taman Ismail Marzuki tersebut sebagai ruang doa dan dukungan sambil menunggu kabar mengenai keberadaan kelima jurnalis tersebut.

Sebagai kordinator panggung Budi Renil dan tata suara Tora dan Bunga Genjer Rangkaian kegiatan diawali persiapan dilanjutkan pengecekan tata suara. Selanjutnya kegiatan resmi dibuka pada pukul 19.10 WIB oleh MC Tia Fairuz dan Jack Al-Ghozali.
Doa untuk lima jurnalis dipimpin oleh Dinaldo. Setelah itu, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu Sharoon. Sambutan panitia disampaikan oleh David Karo-Karo selaku Koordinator FPS-TIM, serta perwakilan jurnalis Paimo.
Baca juga: Jumat Aksi Seni 11 September, FPS-TIM Angkat Isu Seni dan Kebebasan Berekspresi

Solidaritas kemudian dilanjutkan melalui parade baca puisi yang menampilkan Megawati Nurdin, Den Cupank, Tuti SBJ, Yogi S. Karmas, Nuyang Jaimee dan Bara Pattiraja penyair dari Flores. Suasana semakin mengharukan ketika sejumlah rekan jurnalis lainnya menyampaikan testimoni.

Rangkaian acara juga diisi penampilan musik Merata dan Dompak Reflag. Parade puisi berikutnya menghadirkan Yon Bayu, Dyah Kencono, kemudian dilanjutkan penampilan musik Sokras dan Gong Merah Putih.
Sebagai bagian dari rangkaian solidaritas, kegiatan ditutup dengan aksi doa dan penyalaan 1.000 lilin. Penyalaan lilin menjadi simbol harapan agar kabar mengenai lima jurnalis segera diperoleh serta menjadi bentuk dukungan bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh pihak yang menantikan keselamatan mereka.

Kegiatan “Panggung Doa & Rindu” yang diselenggarakan Front Penggerak Seniman TIM (FPSTIM) ini menjadi ruang bersama bagi komunitas seni dan kalangan jurnalis untuk menyampaikan doa, empati, dan harapan di tengah upaya menunggu kabar tentang kelima jurnalis yang hilang kontak setelah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. [PM]


