Selasa, 20 Oktober 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi Merah Putih

​Oleh: Johanis Kopong

​

​Dua Judul Pilihan:

​

Baca juga: Pdt. Yunus Malihu: Jemaat Harus Teguh Berpegang pada Firman Allah

​Perluas Akses Keuangan, BRI Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih

​Saumlaki | suaraanaknegeri.com – Senin, 19 Oktober 2026. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui perluasan akses layanan keuangan dan sinergi dengan pemerintah. Langkah ini diharapkan menjadikan koperasi tidak hanya sebagai tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif di desa.

​Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi BRI dalam kegiatan Sinergi Penguatan KDKMP untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dan Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (15/10/2026).

Baca juga: RD Ponsianus Ongirwalu: Berbagi Kasih untuk 12 Anak Hebat

​Kunjungan Lapangan dan Dukungan kepada Masyarakat

​Di Lampung Selatan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Legal & Compliance BRI Mahdi Yusuf, SEVP Institutional Business BRI Suyitno, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, serta Deputi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat Kemensetneg Johar Arifin mengunjungi KDKMP Desa Bumisari, Kecamatan Natar.

​Dalam kegiatan tersebut, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Bumisari.

​Sementara itu, di Kabupaten Nganjuk, Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Direktur Commercial BRI Alexander Dippo Paris mengunjungi KDKMP Sambiroto, KDKMP Nglawak, dan KDKMP Garu.

​Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para pejabat dan perwakilan BUMN meninjau stok barang di gudang, ketersediaan produk di rak, serta transaksi di kasir. Mereka juga mendengarkan tanggapan masyarakat mengenai harga dan kualitas layanan koperasi.

​Kunjungan ini bertujuan memastikan berbagai temuan di lapangan dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian Koperasi, Agrinas, dan BUMN pemasok, sehingga penyaluran barang bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

​Koperasi sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

​Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa KDKMP merupakan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

​”Tujuannya agar desa memiliki pusat pertumbuhan ekonomi sehingga bisa semakin maju dan berkembang. Koperasi ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para wirausaha muda serta berperan sebagai entrepreneur. Di sisi lain, KDKMP juga berperan sebagai offtaker yang menyerap hasil panen petani sehingga mampu menjaga kestabilan harga,” ujar Zulkifli Hasan.

​Pernyataan tersebut menempatkan koperasi sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui penyerapan hasil pertanian dan pembukaan peluang usaha bagi warga desa.

​BRI Perluas Akses Layanan Keuangan

​Dalam mendukung pengembangan ekosistem KDKMP, BRI berupaya mengintegrasikan layanan perbankan dengan aktivitas usaha koperasi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan jaringan BRILink Agen untuk mendekatkan layanan transaksi keuangan kepada masyarakat.

​Direktur Commercial BRI Alexander Dippo Paris menyampaikan bahwa perluasan akses layanan keuangan menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap kemajuan ekonomi desa.

​”Kami mendukung KDKMP dengan menghadirkan akses layanan keuangan yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Melalui KDKMP yang memiliki BRILink Agen, masyarakat dapat bertransaksi, menabung, hingga mengembangkan usaha melalui fasilitas pinjaman,” ujar Dippo.

​Melalui BRILink Agen, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan keuangan, antara lain setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, serta pembelian produk dan layanan tertentu.

​Jaringan tersebut juga dapat mendukung perluasan akses terhadap produk simpanan dan pembiayaan BRI melalui mekanisme rujukan atau referral sesuai ketentuan yang berlaku.

​Selain itu, BRI menyediakan layanan cash pick up atau penjemputan uang tunai serta ekosistem pembayaran menggunakan QRIS bagi merchant untuk mempermudah transaksi keuangan di lingkungan desa.

​Sinergi untuk Memperkuat Ekonomi Kerakyatan

​Ke depan, BRI menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan KDKMP.

​Melalui perluasan akses layanan keuangan, penguatan transaksi, dan dukungan terhadap kegiatan usaha produktif, BRI berupaya mendorong koperasi memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

​Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan pemerintah yang melibatkan 19 menteri, wakil menteri, dan pimpinan lembaga ke 107 KDKMP di tujuh provinsi.

​Seiring dengan rampungnya pembangunan 27.894 bangunan KDKMP, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan operasional koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

​Produk yang menjadi perhatian mencakup barang bersubsidi, seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), MinyaKita, LPG 3 kilogram, serta pupuk bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.

​Penguatan koperasi diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi berlanjut pada kesiapan pengelolaan, ketersediaan barang, akses layanan keuangan, dan kemampuan mengembangkan usaha yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.

​(Sumber: Augi, Kantor Cabang BRI Saumlaki.)

Kategori:
Tags:

Terkini