oleh: Johanis Kopong
RD Ponsianus Ongirwalu Ajak Anak Berani Mengakui Kristus
Baca juga: Bupati Tanimbar Tegaskan Pengawasan Guru dan Nakes di Desa
Saumlaki | suaraanaknegeri.com – Sabtu, 17 Oktober 2026. Suasana syukur dan sukacita mewarnai penutupan Novena Santo Ignatius dari Antiokhia, Sabtu (17/10/2026). Dalam momentum tersebut, RD Ponsianus Ongirwalu memberikan apresiasi kepada 12 anak yang secara konsisten terlibat dalam pelayanan liturgi selama novena berlangsung.
Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk uang transportasi, uang jajan, serta buku tulis. Pemberian ini menjadi ungkapan perhatian atas semangat, kesetiaan, dan keterlibatan anak-anak dalam mendukung kelancaran perayaan ibadah.
Apresiasi bagi Anak-Anak yang Setia Melayani
Kedua belas anak tersebut terlibat dalam berbagai tugas pelayanan gereja, yakni sebagai lektor atau pembaca Sabda Allah, misdinar atau putra-putri altar, serta pemazmur yang membawakan lantunan pujian dan syukur.
Baca juga: DPRD DKI Janji Pelajari Dugaan Pelanggaran Pemilihan DKJ, FKSTIM Desak Musyawarah Luar Biasa
Keterlibatan mereka tidak hanya mendukung jalannya perayaan liturgi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan iman, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengambil bagian dalam kehidupan menggereja sejak usia dini.
Berani Mengakui Kristus
Penutupan novena kali ini mengangkat tema “Berani Mengakui Kristus”, dengan inspirasi bacaan Injil Lukas 12:8-12. Pesan tersebut mengajak umat, khususnya anak-anak, untuk semakin berani mengakui iman kepada Yesus Kristus, baik melalui perkataan maupun tindakan nyata.
Dalam refleksi yang disampaikan, anak-anak mengungkapkan bahwa pelayanan di altar terkadang disertai rasa gugup dan takut melakukan kesalahan. Namun, melalui pesan Injil, mereka belajar untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas pelayanan.
“Roh Kudus selalu memberi kita keberanian dan ketenangan,” demikian salah satu ungkapan refleksi anak-anak dalam kegiatan tersebut.
Pesan ini menegaskan bahwa keberanian dalam iman tidak semata-mata diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui kesetiaan, ketekunan, dan kesediaan untuk melayani sesama.
Menumbuhkan Iman dan Kepedulian Sejak Dini
Momentum berbagi kasih ini juga menjadi pengingat bahwa perhatian sederhana dapat memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan anak-anak. Dukungan moral, doa, dan apresiasi dari para pelayan gereja serta umat diharapkan dapat memelihara semangat mereka untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman.
Keteladanan anak-anak dalam menjalankan tugas pelayanan mengajarkan pentingnya konsistensi dan tanggung jawab. Sementara itu, tema novena mengingatkan umat agar tidak malu menunjukkan iman melalui perbuatan yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.
Pada akhir refleksi, disampaikan ucapan terima kasih kepada pastor dan seluruh umat yang senantiasa memberikan dukungan serta mendoakan pelayanan anak-anak.
Semoga teladan Santo Ignatius dari Antiokhia semakin menguatkan iman umat, sekaligus menumbuhkan semangat untuk melayani Tuhan dan sesama dengan penuh kasih.
(Sumber: HKY Pung Carita – Berbagi Kasih untuk Anak-Anak Hebat)



