- 1 Korintus 3:18-23
- Lukas 5:1-11
Renungan hari ini lebih berupa sharing, karena Injil hari ini (Lukas 5:1-11) berkaitan dengan moto tahbisan saya dan silahkan sesuaikan dengan pengalaman masing-masing. Begini ceritanya: Menjelang tahbisan imam tanggal 13 Oktober 1996, saya menggunakan moto (seperti kata-kata Petrus dalam Injil hari ini): “Tuhan, pergilah daripadaku karena aku ini seorang berdosa” (Lukas 5:8). Uskup pentahbis (alm. Mgr J. Duivenvoorde MSC) bertanya: “Mengapa pakai moto seperti usir Tuhan? Mengapa tidak pakai kata-kata Yesus: Jangan takut, mulai hari ini kamu akan Kujadikan penjala manusia?” Maka saya menjelaskan begini: 1). Kalau seorang imam menjadi penjala manusia itu sudah tugas utama, tak perlu diingatkan terus menerus. 2). Tetapi saya menggunakan kata-kata Petrus untuk terus menyadari diri bahwa tahbisan itu pemberian, sehingga tak ada alasan untuk membanggakan diri. 3). Kata-kata itu terkesan usir Tuhan, tetapi Petrus tidak menjauhi Tuhan. Ia malah menjadi murid pertama, paus pertama dan Yesus mendirikan jemaat di atas batu karang iman Petrus. Setelah mendengar sedikit penjelasan itu, akhirnya uskup pentahbis menerima, tetapi masih mengatakan: “Nanti di misa engkau jelaskan begitu kepada umat.” Dan saya jawab: “Itu sudah pasti dan harus, Mgr.” Saudari – saudara terkasih. Pada dasarnya sama bagi semua orang yang beriman kepada Kristus bahwa apabila kita memiliki iman maka kita berhak mendapatkan apa saja, entah siapa diri kita dan bagaimana keadaan diri kita. Asalkan hidup menurut Firman, seperti Pertrus menuruti Firman bertolak ke tempat yang dalam (walaupun sudah menjala semalam suntuk) dan Petrus mendapatkan banyak ikan. Demikian pula kita akan diberkati secara melimpah bila menuruti Firman. Rasul Paulus mengingatkan bahwa hendaklah kita tidak merasa diri berhikmat, tetapi buatlah dirimu seperti orang bodoh. Orang bodoh menurut bahasa Petrus “aku ini orang berdosa” atau menurut bahasa Santo Gregorius Agung “aku ini SERVUS SERVORUM DEI = Abdi Para Abdi Allah); maka hikmat Allah akan menjadi milikmu. Amin. P. Felix Amias MSC Biara MSC Merauke Propinsi Papua Selatan Thursday, September 3, 2026


