<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TUHAN YANG MENGAMBIL &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<atom:link href="https://www.suaraanaknegeri.com/tag/tuhan-yang-mengambil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<description>Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Sep 2026 22:00:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-150x150.png</url>
	<title>TUHAN YANG MENGAMBIL &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TUHAN YANG MEMBERI, TUHAN YANG MENGAMBIL</title>
		<link>https://www.suaraanaknegeri.com/sdgs/pendidikan-berkualitas/tuhan-yang-memberi-tuhan-yang-mengambil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 22:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan Berkualitas (SDGs 4)]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[TUHAN YANG MEMBERI]]></category>
		<category><![CDATA[TUHAN YANG MENGAMBIL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.suaraanaknegeri.com/?p=11718</guid>

					<description><![CDATA[SENIN 28/9/2026 Pekan Biasa XXVI (H) &#8211; Ayub 1:6-22 &#8211; Lukas 9:46-50 Kehidupan Ayub diberkati Tuhan secara melimpah, terutama dengan kekayaan. Tetapi dalam sekejap, pada waktu bersamaan, Ayub kehilangan segalanya. Ia menjadi orang miskin, tak punya apa-apa lagi yang dapat dibanggakan. Apakah Ayub menyangkal Tuhan? TIDAK, Ayub tidak menyangkal Tuhan. Ia percaya bahwa apa yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SENIN 28/9/2026<br />
Pekan Biasa XXVI (H)<br />
&#8211; Ayub 1:6-22<br />
&#8211; Lukas 9:46-50</p>
<p>Kehidupan Ayub diberkati Tuhan secara melimpah, terutama dengan kekayaan. Tetapi dalam sekejap, pada waktu bersamaan, Ayub kehilangan segalanya. Ia menjadi orang miskin, tak punya apa-apa lagi yang dapat dibanggakan.</p>
<p>Apakah Ayub menyangkal Tuhan? TIDAK, Ayub tidak menyangkal Tuhan. Ia percaya bahwa apa yang dimilikinya adalah penberian dari Tuhan. Karena pada prinsipnya ia lahir dan mati tidak membawa apa-apa: Tuhan yang memberi Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan.</p>
<p>Saudari &#8211; saudara terkasih.<br />
Hal penting yang kita bisa belajar dari iman dan pengalaman Ayub ialah:<br />
1). Sadar diri bahwa semua yang kita miliki itu pemberian dari Tuhan. Bahkan nyawa kita diberikan oleh Tuhan dan Tuhan berhak memberi atau mengambil</p>
<p>2). Kita memang memerlukan materi duniawi untuk hidup lebih baik, tetapi itu semua tidak membuat kita bahagia sepanjang hidup. Karena sifat hal duniawi adalah fana, tidak kenal. Lalu, kita harus bersikap bagaimana?</p>
<p>Yesus mengajarkan dua sikap melalui Injil hari ini agar kita dapat menjadi seperti Ayub. Pertama, RENDAH HATI, artinya ketika kita mempunyai sesuatu yang lebih maka jangan lupa Tuhan dan sesama. Kedua, BERBUAT BAIK, artinya apa yang kita punya itu bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk membantu orang lain supaya hidupmu semakin diberkati Tuhan.</p>
<p>Hendaklah kita tidak berjuang menjadi besar karena menguasai orang lain, tetapi karena dengan rendah hati melayani orang lain. Hendaklah kita tidak menjadi orang yang hanya ingat diri, tetapi juga berbuat baik kepada orang lain. Bahkan hendaklah kita tidak menghalangi orang lain berbuat baik, karena orang lain juga ber-hak untuk bahagia dan selamat. Amin.</p>
<p>P. Felix Amias MSC<br />
Gadog, Bogor &#8211; Jawa Barat<br />
Monday, 28/9/2026</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
