<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perpisahan Haru Pastor Laurensius Purwanto SCJ &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<atom:link href="https://www.suaraanaknegeri.com/tag/perpisahan-haru-pastor-laurensius-purwanto-scj/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<description>Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 07:33:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-150x150.png</url>
	<title>Perpisahan Haru Pastor Laurensius Purwanto SCJ &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“Dari Altar Biak ke Seminari Timika: Perpisahan Haru Pastor Laurensius Purwanto SCJ dalam Semangat Pelayanan”</title>
		<link>https://www.suaraanaknegeri.com/sdgs/pendidikan-berkualitas/dari-altar-biak-ke-seminari-timika-perpisahan-haru-pastor-laurensius-purwanto-scj-dalam-semangat-pelayanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 07:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Berkualitas (SDGs 4)]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Altar Biak ke Seminari Timika]]></category>
		<category><![CDATA[Perpisahan Haru Pastor Laurensius Purwanto SCJ]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Pelayanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.suaraanaknegeri.com/?p=4504</guid>

					<description><![CDATA[Laporan Paulus Laratmase &#8211; Biak, 14 April 2026 — SANNews&#124; Suasana haru menyelimuti halaman Gereja Katolik Santa Maria Biak pada Selasa pagi. Sebagian Umat Paroki Santa Maria  hadir untuk mengantar kepergian Pastor Laurensius Purwanto, SCJ, yang akan melanjutkan tugas baru sebagai Rektor Seminari Menengah di pusat Keuskupan Timika. Setelah dua tahun melayani di Biak, Pastor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="126">Laporan Paulus Laratmase</p>
<p data-start="0" data-end="126">&#8211;</p>
<p data-start="128" data-end="523"><strong data-start="128" data-end="151">Biak, 14 April 2026</strong> —<strong> SANNews</strong>| Suasana haru menyelimuti halaman <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Gereja Katolik Santa Maria Biak</span></span> pada Selasa pagi. Sebagian Umat Paroki Santa Maria  hadir untuk mengantar kepergian Pastor <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Laurensius Purwanto</span></span>, SCJ, yang akan melanjutkan tugas baru sebagai Rektor Seminari Menengah di pusat <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Keuskupan Timika</span></span>.</p>
<figure id="attachment_4506" aria-describedby="caption-attachment-4506" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-4506" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/04/pastor2-1-300x157.jpg" alt="" width="734" height="384" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/04/pastor2-1-300x157.jpg 300w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/04/pastor2-1-1024x537.jpg 1024w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/04/pastor2-1-768x403.jpg 768w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/04/pastor2-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 734px) 100vw, 734px" /><figcaption id="caption-attachment-4506" class="wp-caption-text"><em>Pastor Laurensius Purwanto, SCJ (tengah) diapi oleh Pastor Paroki Baru (kanan) dan Pastor Paroki Kerahiman Ilahi (kiri)</em></figcaption></figure>
<p data-start="525" data-end="942">Setelah dua tahun melayani di Biak, Pastor Laurensius meninggalkan kesan mendalam bagi umat. Dalam ungkapan perpisahannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin. “Pengalaman yang hebat di sini, bisa bekerja sama dengan umat. Semua, baik yang positif maupun yang tidak menyenangkan, adalah bagian dari dinamika pelayanan yang kita persembahkan kepada Tuhan,” ujarnya dengan penuh ketenangan.</p>
<p data-start="944" data-end="1213">Menurutnya, pengalaman suka dan duka selama pelayanan bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan, melainkan proses yang mendewasakan iman. “Tidak menyenangkan dan menyenangkan itu relatif. Semua adalah proses untuk membentuk iman kita menjadi lebih matang,” tambahnya.</p>
<p data-start="1215" data-end="1640">Sejak pagi hari, umat tampak datang ke gereja untuk memberikan penghormatan, wujud empati mereka bagi pastor paroki yang sudah dua tahun melayani. Setelah doa bersama dan pelepasan sederhana oleh Pastor Paroki yang baru, rombongan kemudian bergerak menuju bandara untuk mengantar Pastor Laurensius. Meski jadwal penerbangan sempat mengalami penundaan dari pukul 10.00 WIT, pesawat akhirnya lepas landas sekitar pukul 11.45 WIT menuju Jayapura, sebelum melanjutkan perjalanan ke <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Timika</span></span>.</p>
<p data-start="1642" data-end="1917">Dalam pesan terakhirnya, Pastor Laurensius mengajak umat untuk terus memperdalam iman dan memperkuat kebersamaan. “Marilah kita semakin dekat dengan Tuhan. Semoga Yesus sebagai Sang Juru Selamat senantiasa menguatkan kita dalam hidup, keluarga, dan pekerjaan kita,” pesannya.</p>
<p data-start="1919" data-end="2163">Secara khusus kepada umat Paroki Santa Maria, ia menekankan pentingnya semangat pelayanan yang dilandasi kasih. “Mari kita saling melayani, saling mengampuni, dan saling menerima. Dalam pelayanan, harus ada kekompakan dan kerja sama,” tuturnya.</p>
<p data-start="2165" data-end="2400">Kepergian Pastor Laurensius bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian baru dalam membina calon imam di Timika. Bagi umat Biak, kenangan akan kesederhanaan, ketulusan, dan dedikasinya akan tetap hidup dalam perjalanan iman bersama.</p>
<p data-start="2402" data-end="2502" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong data-start="2402" data-end="2502" data-is-last-node="">Selamat jalan, Romo. Terima kasih atas pengabdian dan kasih yang telah ditanamkan di tanah Biak.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
