<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MANUSIA DUNIAWI DAN MANUSIA ROHANI &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<atom:link href="https://www.suaraanaknegeri.com/tag/manusia-duniawi-dan-manusia-rohani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<description>Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 22:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-150x150.png</url>
	<title>MANUSIA DUNIAWI DAN MANUSIA ROHANI &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MANUSIA DUNIAWI DAN MANUSIA ROHANI</title>
		<link>https://www.suaraanaknegeri.com/religi/manusia-duniawi-dan-manusia-rohani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:09:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[MANUSIA DUNIAWI DAN MANUSIA ROHANI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.suaraanaknegeri.com/?p=10559</guid>

					<description><![CDATA[RABU 2/9/2026 Pekan Biasa XXII (H) &#8211; 1 Korintus 3:1-9 &#8211; Lukas 4:38-44 Rasul Paulus, membedakan MANUSIA DUNIAWI itu suka iri hati, perselisihan dan perpecahan. Sedangkan MANUSIA ROHANI itu bukan siapa yang utama: bukan soal siapa menanam dan siapa menyiram, tetapi yang paling penting adalah Tuhan yang menumbuhkan. Mengklaim diri sebagai golongan terbaik dan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RABU 2/9/2026<br />
Pekan Biasa XXII (H)<br />
&#8211; 1 Korintus 3:1-9<br />
&#8211; Lukas 4:38-44</p>
<p>Rasul Paulus, membedakan MANUSIA DUNIAWI itu suka iri hati, perselisihan dan perpecahan. Sedangkan MANUSIA ROHANI itu bukan siapa yang utama: bukan soal siapa menanam dan siapa menyiram, tetapi yang paling penting adalah Tuhan yang menumbuhkan.</p>
<p>Mengklaim diri sebagai golongan terbaik dan yang lain gongan tidak baik atau memecah belah kehidupan bersama itu perilaku manusia duniawi. Sedangkan memelihara kehidupan bersama itu perilaku manusia rohani. Taman bunga yang satu warna saja itu tidak menarik. Bunga itu indah karena ada beraneka warna.</p>
<p>Dalam Injil kita mendebgarkan bahwa Yesus mengusir keluar setan-setan dari orang-orang yang dirasuki dan mereka keluar sambil berteriak: ENGKAULAH ANAK ALLAH. Tentu bukan dalam arti Allah beranak, tetapi lebih dalam arti &#8220;Ia datang dari Allah.&#8221;</p>
<p>Saudari &#8211; saudara terkasih.<br />
1). Bila tidak sungguh beriman maka kita memberi ruang kepada setan untuk menyiksa diri kita dengan kejahatan. Berbuat jahat itu sama dengan menyiksa diri, karena pasti akibatnya menderita. Tidak ada kejahatan yang membahagiakan.</p>
<p>2). Setan-setan saja tahu Yesus itu Anak Allah dan mereka keluar dengan penuh ketakutan dari dalam tubuh orang-orang yang dirasuki. Gawatlah bila tidak mengenal Yesus atau pura-pura tidak mau kenal atau malah menyangkal. Maka kuasa macam apa yang akan merasuki dan menyiksa hidup kita?</p>
<p>Orang beriman itu patokan utama hidupnya adalah Yesus Kristus. Iman tidak membuat kita menjadi orang asing di tengah dunia. Tetapi iman justru menguatkan kita hidup di dunia secara bermakna: membahagiakan dan menyelamatkan. Tuhan memberkatimu. Amin.</p>
<p>P. Felix Amias MSC<br />
Biara MSC Merauke<br />
Propinsi Papua Selatan<br />
Wednesday, September 3, 2026</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
