<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapolres Biak Numfor &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<atom:link href="https://www.suaraanaknegeri.com/tag/kapolres-biak-numfor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<description>Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 14:10:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-150x150.png</url>
	<title>Kapolres Biak Numfor &#8211; Suara Anak Negeri</title>
	<link>https://www.suaraanaknegeri.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinergi Multipihak Melalui Coffee Morning Presisi: Kapolres Biak Numfor Sampaikan Matur Nuwun atas Kolaborasi Keamanan Berbasis Kearifan Lokal</title>
		<link>https://www.suaraanaknegeri.com/papua/sinergi-multipihak-melalui-coffee-morning-presisi-kapolres-biak-numfor-sampaikan-matur-nuwun-atas-kolaborasi-keamanan-berbasis-kearifan-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 13:44:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kab Biak Numfor]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[Berbasis Kearifan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Biak Numfor]]></category>
		<category><![CDATA[Sampaikan Matur Nuwun atas Kolaborasi Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Multipihak Melalui Coffee Morning Presisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.suaraanaknegeri.com/?p=11412</guid>

					<description><![CDATA[Penulis: Anis Rum &#8211; BIAK &#124; SUARA ANAK NEGERI – Dalam rangka memperkuat fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pendekatan partisipatif, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K., menggelar kegiatan Coffee Morning Presisi pada Senin (15/9/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, tokoh agama, perwakilan paguyuban perempuan, organisasi pemuda, jajaran perwira Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: Anis Rum</p>
<p>&#8211;</p>
<p><span style="color: #ff6600;"><strong>BIAK</strong></span> | <span style="color: #008000;"><strong>SUARA ANAK NEGERI</strong></span> – Dalam rangka memperkuat fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pendekatan partisipatif, <strong>Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K.,</strong> menggelar kegiatan Coffee Morning Presisi pada Senin (15/9/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, tokoh agama, perwakilan paguyuban perempuan, organisasi pemuda, jajaran perwira Polres Biak Numfor, serta perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari slogan &#8220;Mambri&#8221; yang diusung Polresta, yang menekankan pada tiga pilar utama: bersinergi, menjaga perdamaian, dan meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignleft wp-image-11417 size-full" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915105943.jpg" alt="" width="1366" height="615" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915105943.jpg 1366w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915105943-300x135.jpg 300w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915105943-1024x461.jpg 1024w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915105943-768x346.jpg 768w" sizes="(max-width: 1366px) 100vw, 1366px" /></p>
<p><strong>Apresiasi Kultural dan Pendekatan Humanis</strong></p>
<p>AKBP Arjuna Wijaya membuka sambutannya dengan menyampaikan &#8220;Matur nuwun&#8221; kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir. Ungkapan terima kasih dalam bahasa lokal ini bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan simbol penghormatan institusi kepolisian terhadap kearifan budaya dan peran sentral tokoh masyarakat dalam tata kelola sosial di Biak Numfor.</p>
<p><img decoding="async" class="alignleft wp-image-11422 size-full" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121502.jpg" alt="" width="1366" height="615" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121502.jpg 1366w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121502-300x135.jpg 300w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121502-1024x461.jpg 1024w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121502-768x346.jpg 768w" sizes="(max-width: 1366px) 100vw, 1366px" /></p>
<p>“<em>Kami merasa bangga dan tersanjung dengan kehadiran bapak-bapak adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta wakil rakyat dari DPRK. Matur nuwun atas kesediaan waktu dan komitmen kalian untuk hadir di sini. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk menjalin sinergi yang lebih dekat dan akrab,”</em> ujar AKBP Arjuna.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa dialog terbuka seperti ini memungkinkan aspirasi masyarakat terserap secara utuh, sehingga kebijakan kepolisian dapat disesuaikan dengan dinamika sosial yang sesungguhnya. “Apabila ada anggota kami yang melakukan pelanggaran, silakan dilaporkan. Kami siap menindak, namun kami juga ingin menyerap aspirasi agar pencegahan dapat dilakukan lebih efektif,” tegasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignleft wp-image-11423 size-full" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260915_230659.jpg" alt="" width="1222" height="1366" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260915_230659.jpg 1222w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260915_230659-268x300.jpg 268w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260915_230659-916x1024.jpg 916w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260915_230659-768x859.jpg 768w" sizes="(max-width: 1222px) 100vw, 1222px" /></p>
<p><strong>Isu Strategis: Narkoba, Kebakaran Hutan, dan Dampak Ekonomi</strong></p>
<p>Dalam sesi diskusi, teridentifikasi beberapa isu krusial yang mendominasi perhatian masyarakat, yaitu peredaran narkoba, konsumsi miras ilegal, pelanggaran lalu lintas, serta risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). AKBP Arjuna menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai filter sosial, mengingat pesan moral dari pemimpin adat atau agama seringkali memiliki resonansi yang lebih kuat dibandingkan himbauan formal kepolisian.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft wp-image-11419 size-full" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121832.jpg" alt="" width="1366" height="615" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121832.jpg 1366w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121832-300x135.jpg 300w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121832-1024x461.jpg 1024w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121832-768x346.jpg 768w" sizes="(max-width: 1366px) 100vw, 1366px" /></p>
<p>“<em>Pencegahan itu lebih baik daripada penindakan. Jika yang mengingatkan adalah masyarakat sendiri melalui tokoh-tokohnya, pesannya akan lebih didengar. Kita harus sama-sama menjauhi narkoba dan mencegah karhutla,”</em> jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolres menyoroti korelasi antara stabilitas keamanan dengan kesehatan ekonomi daerah. Ia mencatat bahwa maraknya pelanggaran hukum berkontribusi langsung terhadap penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena aktivitas ekonomi terhambat oleh ketidakpastian keamanan. Oleh karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD dalam menangani isu-isu ini menjadi mutlak diperlukan untuk memulihkan daya beli dan investasi lokal.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft wp-image-11420 size-full" src="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121147.jpg" alt="" width="1366" height="615" srcset="https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121147.jpg 1366w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121147-300x135.jpg 300w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121147-1024x461.jpg 1024w, https://www.suaraanaknegeri.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260915121147-768x346.jpg 768w" sizes="(max-width: 1366px) 100vw, 1366px" /></p>
<p><strong>Kolaborasi Lintas Kelembagaan untuk Ketahanan Sosial</strong></p>
<p>Kegiatan yang diinisiasi oleh <strong>Kasat Intelkam Polres Biak Numfor Iptu Yuan C. Rumsarwir, S.E.,</strong> ini berhasil menciptakan ruang kolaborasi yang inklusif. Para peserta sepakat untuk membentuk koalisi pengawasan sosial yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan edukatif. Kehadiran perwakilan DPRK Biak Numfor memberikan dimensi pengawasan dan dukungan regulasi terhadap upaya kepolisian, menunjukkan bahwa penanganan masalah sosial di Biak Numfor tidak lagi bersifat sektoral, melainkan kolaboratif lintas kelembagaan.</p>
<p>Dengan menggabungkan kekuatan hukum negara, diplomasi kultural melalui ungkapan Matur nuwun, kearifan lokal, dan dukungan politik dari lembaga perwakilan rakyat, Polres Biak Numfor berharap dapat menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan, di mana setiap elemen masyarakat merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga perdamaian dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Update Tragedi UXO Biak: Korban Meninggal Bertambah Jadi 6, Kapolres Biak Numfor Pimpin Sterilisasi Zona Merah dan Pencarian di Perairan</title>
		<link>https://www.suaraanaknegeri.com/hukum/update-tragedi-uxo-biak-korban-meninggal-bertambah-jadi-6-kapolres-biak-numfor-pimpin-sterilisasi-zona-merah-dan-pencarian-di-perairan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[TNI/Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Biak Numfor]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Meninggal Bertambah Jadi 6 orang]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpin Sterilisasi Zona Merah dan Pencarian di Perairan]]></category>
		<category><![CDATA[Update Tragedi UXO Biak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.suaraanaknegeri.com/?p=5917</guid>

					<description><![CDATA[Penulis: Yohanis Rumaropen &#8211; BIAK – PAPUA &#124; SUARA ANAK NEGERI, 2 Juni 2026 — Penanganan pasca-ledakan dugaan bom sisa Perang Dunia II (Unexploded Ordnance/UXO) di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Distrik Biak Kota, memasuki hari ketiga (H+3) dengan perkembangan signifikan. Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers pada Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: Yohanis Rumaropen</p>
<p>&#8211;</p>
<p><strong>BIAK – PAPUA | SUARA ANAK NEGERI,</strong> 2 Juni 2026 — Penanganan pasca-ledakan dugaan bom sisa Perang Dunia II (Unexploded Ordnance/UXO) di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Distrik Biak Kota, memasuki hari ketiga (H+3) dengan perkembangan signifikan. Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers pada Selasa (2/6/2026), mengonfirmasi penambahan jumlah korban meninggal dunia menjadi enam orang, setelah seorang korban yang sebelumnya dirawat inap menghembuskan nafas terakhir. Sementara itu, tiga korban lainnya masih dinyatakan hilang dan pencarian difokuskan pada wilayah perairan (Ring 2).</p>
<p>AKBP Ari Trestiawan menegaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI (Kodim 1708, Lanal, Paskhas), Polri (Tim JIPOM Gegana Polda Papua, Kompi Brimob), Basarnas, serta instansi terkait (BPPD, Imigrasi, dll) terus melakukan sterilisasi area dan evakuasi korban dengan protokol keamanan ketat.</p>
<p><strong>Korban Jiwa dan Identifikasi Medis Forensik</strong></p>
<p>Berdasarkan data resmi yang disampaikan AKBP Ari Trestiawan, total korban meninggal dunia kini mencapai enam orang. Korban terbaru yang meninggal dunia di RSUD Biak adalah Almarhumah Mina Puadi (51), seorang ibu rumah tangga beragama Kristen Protestan yang beralamat di Kompleks Perikanan. Sebelumnya, lima korban telah ditemukan meninggal di lokasi kejadian.</p>
<p>Sementara itu, dari 18 korban luka-luka yang tercatat, 16 orang telah menjalani rawat jalan, dan satu orang masih dalam perawatan intensif di RSUD Biak. Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Papua telah bergabung dalam proses identifikasi korban untuk memastikan akurasi data dan mempercepat proses pengembalian jenazah kepada keluarga.</p>
<p><em>&#8220;Kami turut berduka cita atas meninggalnya Almarhumah Mina Puadi. Saat ini, fokus kami adalah menemukan tiga korban yang masih hilang,&#8221; stated AKBP Ari Trestiawan.</em></p>
<p><strong>Strategi Pencarian Berbasis Zonasi Risiko: Fokus pada Ring 2</strong></p>
<p>Operasi pencarian dibagi menjadi dua zona berdasarkan tingkat risiko keamanan:</p>
<p>1. Ring 1 (Zona Merah/Lokasi Ledakan): Masih dalam proses sterilisasi oleh Tim JIPOM (Jihandak dan Penjinak Bahan Peledak) Gegana Polda Papua. Area ini dinyatakan belum aman karena potensi keberadaan UXO lain yang belum terdeteksi. Akses masyarakat dilarang keras.</p>
<p>2. Ring 2 (Zona Perairan dan Pantai): Menjadi fokus utama pencarian tiga korban hilang. Tim gabungan bersama Basarnas menyisir wilayah pesisir dan perairan sekitar Kompleks Perikanan. Pada hari ini, tim berhasil menemukan lima potongan serpihan tubuh yang diduga merupakan bagian dari korban hilang, yang selanjutnya akan melalui proses identifikasi forensik.</p>
<p><strong>Temuan Amunisi Baru: Mortir Aktif dan Granat Diamankan</strong></p>
<p>Selain pencarian korban, tim JIPOM juga mengamankan sejumlah temuan amunisi di lokasi dan sekitarnya. Hingga H+3, total amunisi yang diamankan dan didisposal (dimusnahkan secara terkendali) meliputi:</p>
<p>* 2 Proyektil/Selongsong: Sudah diambil amunisinya.</p>
<p>* 2 Granat Nanas &amp; 1 Granat Manggis: Sudah didisposal pada hari ini.</p>
<p>Yang menjadi perhatian serius adalah temuan laporan masyarakat berupa tiga buah mortir personil yang masih dalam status aktif beserta 30 butir amunisi kaliber 7.62 mm. Senjata dan amunisi ini telah diserahkan secara sukarela oleh masyarakat dan saat ini sedang dalam pengamanan ketat Polres Biak Numfor untuk netralisasi.</p>
<p>&#8220;<em>Kami mengapresiasi kesadaran masyarakat yang menyerahkan barang berbahaya. Namun, kami menghimbau agar tidak menyimpan UXO atau amunisi aktif di rumah karena sangat membahayakan keselamatan diri dan lingkungan,&#8221; tegas AKBP Ari Trestiawan.</em></p>
<p><strong>Imbauan Keamanan Publik dan Partisipasi Masyarakat</strong></p>
<p>Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk:</p>
<p>1. Menjauhi Area Ring 1: Karena proses sterilisasi masih berlangsung dan risiko ledakan susulan masih ada.</p>
<p>2. Melapor Segera: Apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga UXO atau amunisi sisa perang, segera laporkan ke aparat keamanan terdekat. Jangan mencoba memindahkan atau menyentuhnya.</p>
<p>3. Kooperatif dalam Pencarian: Membantu tim gabungan dengan informasi jika mengetahui keberadaan korban hilang atau temuan amunisi di wilayah masing-masing.</p>
<p>Tragedi ini kembali mengingatkan masyarakat Biak Numfor akan bahaya laten UXO yang tertanam sejak Perang Dunia II. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam mitigasi risiko dan pemulihan pasca-bencana non-alam ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
